Panggung Politik ataukah Panggung Sandiwara

Artis merupakan kumpulan manusia-manusia yang di beri kelebihan oleh Tuhan untuk menghibur khalayak dengan kemampuannya. Budaya musiman pun tak jauh dari image mereka karena sering kita jumpai di media bahwa ada suatu fenomena yang mana entah disadari ataupun tidak oleh kalangan artis itu sendiri bahwa mereka bersama-sama ikut campur dalam suatu hal yang berlangsung dalam jangka waktu yang pendek kemudian berganti dengan hal yang lebih baru lagi. Salah satu contohnya adalah fenomena artis yang berbondong-bondong untuk terjun ke dunia polotik. Padahal dunia politik dengan dunia artis itu berbeda jauh sekali, menurut pandangan masyarakat pastilah dunia artis dipandang sebagai suatu proses kehidupan yang penuh dengan sandiwara oleh para pelakunya, sedangkan dunia politik itu sendiri merupakan suatu proses kehidupan yang memerlukan tanggung jawab dari pelakunya sesuai dengan visi, misi, dan janji kepada kesejahteraan rakyat yang telah mereka utarakan.

Pentas politik negeri ini diwarnai fenomena baru, yakni “selebritis politik” dan fenomena artis terjun ke politik semakin tak terbendung untuk ke depannya. Panggung politik dalam negeri belakangan ini makin diramaikan kehadiran artis. Tak ada yang tahu pasti apakah ketertarikan artis tersebut untuk terjun ke dunia politik karena sekadar memanfaatkan popularitas ataukah memang punya kapasitas dari pribadinya. Hendaknya kalangan artis sendiri perlu berhati-hati ketika terjun ke dunia politik. Jangan sampai keterlibatannya hanya di dimanfaatkan karena kepopulerannya tanpa memberi peran apapun seperti selama ini terjadi dalam bidang-bidang lain. Tugas politik adalah tugas yang mulia namun berat, beban yang diemban oleh politikus adalah menangung masa depan bangsa dan negara. Maka, bagi kalangan artis dan bagi partai politik sendiri jangan main-main dalam hal ini.

Pemilihan umum atau Pilkada adalah wujud dari penyaluran aspirasi rakyat. Maka pemimpin yang terpilih dalam Pemilihan Umum adalah pemimpin yang di kehendaki sebagian besar rakyat. Politik melalui pemilu adalah harapan rakyat untuk nasib Indonesia atau nasibnya sendiri sebagai warga Indonesia akan lebih baik ataukah semakin terpuruk pada masa yang akan datang. Calon pemimpin ayang diharapkan oleh rakyat dalah seseorang yang memiliki visi dan misi tertentu, program-program tertentu yang ditawarkan kepada rakyat. Di tingkat nasional, visi, misi, dan program-progam tersebut akan di laksanakan oleh para politikus untuk kesejahteraan, kemakmuran, keadilan, dan kemajuan Negara Republik Indonesia. Di tingkatan daerah visi, misi, dan program-progam ini rencananya akan di laksanakan oleh para politikus untuk kesejahteraan, kemakmuran, keadilan, dan kemajuan masing-masing daerah dengan memanfaatkan segala sumberdaya yang ada di daerah tersebut. Sebagai artis yang memutuskan terjun dalam dunia politik juga harus memiliki visi, misi, dan program-program tertentu seperti politikus lainnya tidak hanya bermodal wajah mereka yang menawan dan kepopuleran yang tak tertandingi oleh rakyat jelata apabila mereka ingin menjadi seorang pemimpin. Visi, misi, dan program lahir dari pemikiran dan pengamatan yang mendalam atas kondisi negara bukanlah sekedar rencana asal-asalan yang saling berkaitan antara satu dan yang lainnya seperti apa yang telah dibuat dalam naskah drama.

10 Komentar

  1. tapi kalau mau di pikir-pikir artis kan juga manusia,,
    jadi boleh-boleh jha diaa mau terjun di dunia polotik kek asal jangan terjun di sungaii aja..
    ehheehehe

    yah,,
    mungkin yang di takutin banyak orang tuh darii latar belakangnya artis aja..
    artis kan biasanya berekting di depan kamera..nah takutnya dia juga jago akting di depan masyarakat..
    hihihihiiii

    tapii kalau mikirin artis yang terjun ke politik mending mikirin bangsa neh jha yang suka banget mengkritik,,🙂

    • nanggung amat komennya,, menurut saya kalau seperti itu berarti mengurangi lapangan pekerjaan untuk orang lain juga, sehingga negara ini terjadi ketimpangan yang drastis antara si kaya dengan si miskin

  2. fenomena artis terjun ke dalam dunia politik mungkin memang menjadi warna warni perjalanan demokrasi di negara ini. kita memang kurang mengetahui apakah artis tersebut berkompeten di bidangnya atau tidak. tetapi kita harus bersikap bijak, yang memilih artis menjadi anggota parlemen kan juga Rakyat Indonesia tah?..jadi seorang artis tersebut harus berkomitmen di bidang politikk dan meninggalkan dunia hiburan. karena di dalam dunia politik, tak cukup hanya bermodal ketenaran dan acting, layaknya panggung hiburan…
    kalau tidak berkompeten di bidang politik dan masalah bangsa, mau ngapain di senayan?? nanyi???acting??atau bahkan mau melawak???????????????????

    • suatu sistem penyeleksian berdasarkan kriteria tertentu dalam berpolitik memang diperlukan untuk menyeleksi oranr-orang yang ingin terjun ke dunia politik

  3. Setiap warga negara mempunyai hak yang sama yang terkait dengan hak pilih.
    Oleh karenaya kita jangan terlalu dini memvonis kebradaan artis di dunia politik kita, sebelum melihat sendiri seberapa besar kapasitas mereka dalam menjadi wakil rakyat di parlemen. Toh, semua juga membutuhkan proses untuk menguji suatu kevalidan…

    • rakyat berhak untuk menentukan pilihan yang akan menentukan nasib mereka untuk ke depan, sehingga kemungkinan besar artis hanya sebagai peramai dalam kancah persaingan politik yang belum tentu artis tersebut menjadi pemenang dalam persaingan polotik

  4. Dalam dunia poltikik negeri ini sebenarnya tidak usah memeprmasalahkan artis menjadi anggota dewan dan menjadikan senayan panggung sandiwara karen sudah sejk awal sebelum artis memasuki senayan gedung sakral ini sudah terdapat dan dihiasi berbagai macam cerita sandiwara dari para pelakunya sehingga artis justru akan meramaikan dan mewarnai panngung sandiwara senayan ini toh kita jangan remahkan kenerja artis politikus tersebut karena mereka sudah banyak melakukan tugas-tugasnya dibandingkan dnegna anggota dewan senayang yang kawakan.

    • mungin dengan datangnya artis ke panggung politik maka semakin meriah juga pertunjukan yang diperankan oleh politikus dalam mengelabui rakyatnya, sehingga suatu negara yang jauh dari kemakmuran melekat pada negeri Indonesia yang permai ini

  5. kita lhat, smenjak trjadinya perbudakan, penjajahan, kekurangn mknan dll, manusia akan berpkir bgmn cr untuk mensejahterakan dri. trjdlh revolusi industri, dman tnaga mnusia dgantkan oleh mesin. bnyk teknologi2 yg trcipta stlah itu. tmbullah rasa untuk bersaing didunia luar, penjajahan, perng dunia akhrnya berkecambuk. krn prang dunia mka bnyak mnusia yg trauma akan prstwa itu. mncullah kreatifitas manusia untuk menghbur manusia yg lainnya, panggung hburan mlai mrak dsna sni. trmasuk indonesia. pntas lah, jka Indonesia memiliki beribu2 hburan, dg asal dr brbagai daerah, domain maupun manca. bs dkatak manusia Indonesia haus akan hburan, dmana konon dalm sjarah d SMA, bngsa Indonesia tlah djajah slama 3,5 abad lmanya. maka dr t, manusia Indonsia btuh skali dg adanya panggung hburan, namun seiring waktu manusia Indonesia mnjdi budak huiburan. jk kta lhat, jk memandang artis hburan dg tkoh pemernthan maka hslnya akan lbh dhormati artis hburan drpd tkoh pmerntaha. makanya bnyak parpol yg sdh menangkap akan ltarblakang ini, nah alhasil, artis hburan dtariklah dr predaran panggung hburan dan dmasukkan k panggung politik, yg fungsinya utk merangkul massa yg banyak….y g???hahai….

    • jadi peran artis di dunia politik ini hanyalah sebagai penarik suara rakyat karena sang artis ini sudah lebih terkenal yang berguna untuk menarik simpati rakyat, mungkin dengan itu memang salah satu kampanye yang pasti banyak rakyat yang akan tertarik, tetapi ketika rakyat berfikir tentang bagaimanakah kesejahteraan mereka mendatang pasti mereka akan berfikir dua kali bahkan lebih untuk memilih artis tersebut


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s